Monday, March 28, 2011

Teachers


Setiap Hati Punya Rahasia

Terpujilah wahai engkau, ibu bapak guru…
Nama mu akan selalu hidup dalam sanubari ku
Engkau patriot pahlawan bangsa…
Tanpa tanda jasa…
                                                                   Sartono


Masih ingat lirik lagu diatas? Saya percaya kamu pasti pernah menyanyikannya… masih ingat? Mungkin kamu yang sedang menempuh jenjang pendidikan masih menyanyikannya?

Saya pribadi senang sekali dengan lagu ini, begitu berarti… begitu dalam dan bermakna, menggambarkan peran seorang guru dalam hidupku dan hidupmu…

Hahaha.. terutama untuk semua guru matematika ku, mohon maaf… otak saya emang tidak terlalu jalan alias hang untuk pelajaran hitung menghitung tersebut.
Ada beberapa guru matematika yang masih berkesan,…

Bu shinta- 5sd walikelas 5a, walikelas ku, guru yang bertampang galak ini bersifat jauh lebih sadis dari tampangnya! Yah! Bener! The killer! That’s what we called her! Hahaha… dia pernah menghukumku untuk mengerjakan soal dipapan tulis karena tidak mengerjakan pr alias pekerjaan rumah dengan benar. Dan alhasil, saya malu! Ohh gosh! Padahal saya juara kelas?!

Pak Yunaldi, guru matematika sewaktu saya SMP, kelas 1, 2 dan 3 SMP. Ntah karena pak yun padai mengajar atau karena saya rajin belajar matematika, nilai matematika saya waktu zaman SMP ga jeblok jeblok amet, paling parah juga 7… seingat saya guru ini selalu sabar, untuk menerangkan 1 soal berulang ulang kali, karena saking lemotnya diriku.

Bu Sumiati, guru matematika ku pas SMA kelas 3… hehehe… makasih ya bu… saya sudah lulus walaupun nilai matematikanya 4.75 (ya ampun!?) untuk UN loh itu!! Padahal pelajaran yang lainnya oke banget!! Dan parahnya…. Dari semua ulangan yang dikasi sama ibu sumi… cuman 1 yang nilainya 8 keatas! OMG!
Dan itu membuat ibu Sumi senang dan bangga (ahaa! Kerasa dari senyumnya yang puas) dan… prom night! Dialah yang memelukku paling erat! Hiks! Saya kangen ibu Sumi!!

Pak Djoko, guru sewaktu kelas 1 dan 2 SMA, gurunya suka becanda… walaupun sejujurnya candaannya agak dingin… well… namun dia sudah berusaha semampu mungkin buat ngajarin anak anak yang ngawur (maksudnya saya yang sering ngawur) dia juga lumayan sering ledekin saya soal kemampuan matematika saya yang drop nya bukan main… huh… tapi dia guru yang sabar.. err… setidaknya tidak pernah menyerah dalam menjelasin segala bentuk rumus matematika ke aku yang idiot menghitung ini…


Guru guru ku yang lain? Tentunya jasa mereka tidak kalah! Cuman yang paling stress ngajarin saya ya, guru guru matematika ku :p

Okay… GOOD NIGHT,

0 testimonials: