Thursday, August 23, 2012

cobaan


Setiap Hati Punya Rahasia
MENYERAMKAN- Otak manusia sangat menyeramkan, saat ini, saya yang saat ini bukan seorang gadis cerah yang penuh semangat dapat mengcomplaint orang lain maupun memberikan masukkan positive dan semangat. Saya dipenuhi dengan kecemasan dan saya sedikit frustrasi mungkin mendekati angka gila. Saya mempunyai niat untuk mengakhir hidup saya sendiri. Saya sangat drop dan saya bertanya, mengapa hal seperti ini terjadi pada saya.
Sabtu kemarin, saya mengalami kecelakaan, saya menabrak orang tepatnya anak Singapore yang masih berumur 17 tahun, saya bertanggung jawab atas segala galanya, termasuk biaya pengobatannya, awalnya mereka ingin menyelesaikannyahanya dengan saya, namun tidak mengerti mengapa, akhirnya tidak jadi dan hal ini diakhiri dengan membuat surat tanda perdamaian di kantor polisi, somehow, setelah surat perdamaian dibuat, polis mengancam saya dengan hukuman 5 tahun penjara atau denda sekian puluh juta dengan kata kata yang kurang etis, bahkan jika dapat saya jabarkan dapat bersifat tidak senonoh. Itu yang saya alami malam minggu saya, keterlaluan bukan? Tentu saja hal ini tidak berakhir begitu saja, saya masih harus memperbaiki mobil saya, dan total pengeluaran saya untuk biaya rumah sakit, biaya rokok polisi dan perbaiki mobil mencapai hampir 5 juta rupiah.
Kemudian, sang Ibu dari anak yang saya tabrak akhirnya mengambil next step, saya diwajibkan untuk membayar biaya cek anaknya, dimana untuk giginya, dan untuk dadanya yang masih terasa sakit sampai sekarang ini. Dimana biaya diperkirakan sebesar 6 ribu dolar, bayangin dari mana saya akan mendapatkan uang tersebut? Dari orang tua? Tidak, saya tidak ingin membuat mereka cemas, saya piker saya masih punya akal sehat untuk itu dan saya tidak ingin membebani mereka.
Namun, hal ini kejadian yang kurang menyenangkan kembali terjadi, dimana ketika adik saya menggunakan mobil saya, dimalah menabrak tiang listrik dan seperti yang dapat anda duga, mobil saya hancur, dan biaya untuk memperbaikinya melebihi 10 juta, dan tebak apa kata orang tua saya? Tepatnya papa saya? Hahaha.. saya harap saya hanya cukup mengingat hal ini di hati, dan menjadikan semua nya sebagai pelajaran,.
You see, kejadian bertubi tubi dating kepada ku dengan tidak masuk akalnya, saya ingin mengakhiri hidup saya sekarang juga, setidaknya saya dapat tidur selama lamanya, dan tidak usah memikirkan apa yang akan terjadi nantinya, biar saja… walaupun terkesan tidak bertanggung jawab, namun saya pikir saya akan lebih berbahagia jika endingnya seperti itu.

Saya tidak mengerti, mengapa orang tua saya harus berpisah dan hidup masing masing mempunyai keluarga masing masing, sedangkan saya harus di sini, jika ada masalah hanya dapat merenenung dan menyelesaikannya sendiri, saya masih 21 tahun, saya masih muda dan saya ingin menikmati hidup saya sepenuhnya, saya tidak ingin masa gadis saya diwarnai dengan hal hal yang seperti itu, kelam dan menyedihkan.
Saya punya sahabat, mereka kurang sensitive dengan keadaan saya bahkan tidak pernah menanyakan keadaan saya, saya cukup kecewa untuk itu, bahkan ada salah satu dari mereka yang saya jemput di tengah malam karena ditinggalkan oleh pacarnya, namun ketika saya bermasalah? Mereka tidak berbuat apa apa dan berpangku tangan… hmm ya, bisa dikatakan saya menghrapakn balasan perlakukan yang sama dari mereka, care and love.
Bagaimana ini? Ada yang dapat memberikan saya solusi yang lebih tepat?

0 testimonials: